Lihat Serunya Labirin Stranger Things di Hollywood Horror Nights

No Comments
Halloween Horror Nights segera hadir, dan tahun ini, Universal Studios menambahkan atraksi terbaru bertema Stranger Things untuk memikat lebih banyak pengunjung dari seluruh dunia. Di tahun 2016, Matt dan Ross Duffer (yang juga dikenal sebagai Duffer Bersaudara, secara profesional) menciptakan serial science fiction Stranger Things, dimana dalam season pertama bercerita tentang sekelompok anak-anak (dan orang dewasa, dalam hal ini) yang mencari seorang anak lelaki yang hilang di Hawkins, Indiana.



Masalahnya, bocah itu, Will Byers, tidak menghilang begitu saja; dia diculik oleh monster yang disebut Demogorgon oleh anak-anak lainnya. Menggabungkan monster kedalam kisah misteri yang memikat, dan ditambah dengan sejumlah kiasan fiksi ilmiah dari era 70-an dan 80-an, Netflix punya serial luar biasa di tangan mereka. Selain mengkonsolidasikan berbagai aspek sci-fi menjadi satu properti, Stranger Things juga diwarnai dengan nuansa horor didalamnya - dan elemen khusus itulah yang coba dieksploitasi oleh Universal Studios.

Untuk Halloween Horror Nights tahun ini, Universal Studios Hollywood, Universal Orlando Resort, dan Universal Studios Singapore akan menyertakan labirin Stranger Things kedalam acara khusus tahunan mereka, yang menjadi gagasan dari creative-director John Murdy. Sebelum labirin dibuka untuk umum pada tanggal 14 September, beberapa tamu diberikan kesempatan untuk menghadiri tur behind-the-scenes labirin di Hollywood. Ini bocoran yang kami dapat tentang atraksi terbaru itu:


  • Ini pertama kalinya labirin Horror Nights dibangun diatas panggung, sehingga memungkinkan vertikalitas yang lebih besar di Hawkins Lab dan ini dibangun di panggung Family Feud.
  • Labirin ini dibuat berdasarkan Stranger Things season pertama. Mereka sempat berpikir untuk memasukkan season kedua, tetapi berfokus kepada satu, alur cerita tunggal membuat pengalaman yang lebih mendalam. 
  • Ini semacam petualangan sepanjang season pertama, yang dimulai dengan menghilangnya Will dan diakhiri dengan Eleven mengalahkan sang Demogorgon di ruang kelas sains sekolah. Di sepanjang perjalanan, pengunjung akan mengunjungi rumah keluarga Byers (melewati kamar tidur Will dan juga ruang tamu dimana Joyce mencoba berkomunikasi dengan Will), Hawkins Lab (dimana dunia Upside-Down mulai terhubung dengan dunia kita), dan banyak lokasi penting lainnya.
  • Pengunjung juga akan melihat bermacam-macam objek, seperti sepeda milik Will, tergeletak begitu saja.
  • Dan untuk lebih meningkatkan kedalaman labirin serta hubungannya dengan serial Netflix itu, Universal menjiplak lantai yang sama, wallpaper, dll seperti yang kita lihat di serial TV. Bahkan kertas latar belakang di bagian Upside-Down diambil langsung dari serialnya. Untuk memastikan semuanya akurat, lebih dari 40.000 gambar dari serial itu dikirim sebagai referensi.

  • Selain itu, setiap suara yang terdengar di labirin juga diambil langsung dari serial TV.
  • Menurut Mundy, mendapatkan Upside-Down yang tepat mungkin merupakan hal tersulit yang harus mereka lakukan. Mereka melalui banyak percobaan dan kesalahan khusus pada bagian itu.
  • Secara keseluruhan ada 10 Demogorgon, tersebar di seluruh labirin - di beberapa tempat seperti Castle Byers di Upside-Down. Masing-masing adalah seorang kru dalam kostum monster, yang diciptakan oleh orang yang sama yang membuat kostum untuk serial TV nya. Tetapi untuk menambah faktor horor, Universal juga menggunakan efek digital.
  • Satu hal yang ditegaskan Mundy diakhir tur yakni, selama bertahun-tahun, mereka menyadari bahwa orang-orang menunjukkan ekspresi lega ketika sampai di akhir labirin. Biasanya mereka merasa "aman" ketika labirin berakhir, maka dari itu Universal mencoba hal yang berbeda kali ini, memberi pengunjung satu kejutan terakhir sebelum labirin benar-benar berakhir. Kami tidak akan beberkan apa yang terjadi, tetapi orang-orang pasti akan menikmatinya.
  • Beberapa karakter dari serial TV (Joyce, Will, Nancy, Hopper) muncul di beberapa titik di sepanjang labirin, terkadang meniru adegan tertentu dari season pertama.
  • Didalam labirin, pengunjung akan dipandu oleh beberapa hal seperti lampu natal, Dr. Brenner berbicara dengan mereka, dan Chief Hopper berteriak, "go, go, go!"
  • Jika yang Anda temukan bukan digital atau palsu, maka setiap orang yang Anda lihat di labirin itu adalah asli. Animatronics tidak digunakan karena kurang cocok dengan pengalaman live.
Mengingat bahwa ini pertama kalinya Hallowen Horror Nights menggunakan sebuah panggung ketimbang sebuah tenda raksasa, menarik untuk melihat bagaimana itu dibandingkan dengan labirin pada umumnya nanti, belum lagi bagaimana labirin ini akan bersanding dengan atraksi permanen seperti The Walking Dead. Serial zombie itu adalah mantan ikon acara tahunan, tetapi sekarang telah menjadi landasan Horror Nights, sudah waktunya bagi Universal untuk mencari properti lain untuk mengambil alih tempat The Walking Dead, dan mereka tidak bisa memilih sesuatu yang lebih baik daripada Stranger Things.
Mengingat popularitas Stranger Things tersebar ke banyak generasi, dan karena itu tidak berakar pada genre horor seperti film slasher dan zombie, mungkin saja ini yang dibutuhkan Universal Studios untuk membawa Horror Nights ke level berikutnya.











LIHAT VIDEONYA Disini

Halloween Horror Nights diUniversal Studios Hollywood dibuka pada malam-malam tertentu dari tanggal 14 September hingga 3 November. Tiket dijual sekarang di situs web resmi Horror Nights.



back to top