(Review) A Simple Favor

No Comments
"A Simple Favor" adalah cerita yang cukup rumit untuk diseimbangkan. Sebuah thriller yang diceritakan dengan nuansa humor yang umum (bahkan terkadang kasar). Satu kesalahan kecil bisa berakibat fatal, yang menghasilkan film yang sangat serius, atau berusaha menjadi "relevan", atau - lebih buruk - membosankan.



PLOT: A SIMPLE FAVOR, disutradarai oleh Paul Feig, berpusat disekitar Stephanie (Anna Kendrick), seorang ibu vlogger yang mencoba untuk mengungkap kebenaran dibalik sahabatnya Emily (Blake Lively) yang menghilang secara tiba-tiba dari kota kecil mereka.

REVIEW: Paul Feig memutuskan untuk melakukan sesuatu yang sangat berbeda setelah mengarahkan reboot Ghostbusters para wanita, yang bisa dibilang tidak berjalan sesuai rencana. Untuk bangkit, ia memutuskan untuk menangani adaptasi dari novel thriller penuh twist dari penulis Darcey Bell dan menanggalkan kebiasaan "komedi"-nya. Dia melakukan sesuatu yang tidak pernah kita lihat sebelumnya. hasilnya? A Simple Favor mungkin adalah film terbaik Feig sejauh ini. Ini adalah film thriller yang sangat stylish dan menyenangkan yang mungkin akan membuat Alfred Hitchcock bangga.

A Simple Favor dimulai dengan cukup sederhana. Berpusat di sekitar Stephanie (Anna Kendrick), seorang ibu tunggal yang menjalankan vlog sederhana sebagai pekerjaan sampingan bagi ibu-ibu lainnya. Dari sana dia berteman dengan Emily (Blake Lively), yang merupakan kebalikannya. Pakaian mewah, pekerjaan mewah, suami ideal, rumah dan kehidupan yang tampak sempurna. 


Tetapi seiring dengan bertumbuhnya persahabatan mereka, Stephanie melihat beberapa retakan yang ada dalam keberadaan idealis Emily. Segalanya menjadi sangat rumit ketika Emily menghilang tanpa jejak. Stephanie menjadikan itu sebagai misinya untuk mengungkap kebenaran dibalik kepergian sahabatnya yang mendadak, sambil melakukan yang terbaik untuk menghibur suami Emily, Sean (Henry Golding), yang datang dengan serangkaian masalahnya sendiri.

Sampai titik ini, Paul Feig dikenal terutama karena eksploitasi komedinya dan bekerja bersama aktor wanita. Kedua elemen itu masih sangat penting untuk film ini dan ada sesuatu tentang caranya menangani karakter wanita yang menjadi keunggulannya, namun ini adalah thriller dingin yang penuh dengan twist dan kejutan. Sungguh, film ini memiliki banyak twist didalamnya dan, rasanya seperti banyak sekali, tetapi semuanya mengarah ke satu tujuan. Memang Sengaja dibuat seperti itu. Ini bukan dibuat mengejutkan hanya sebagai kejutan semata. Di situlah thriller seperti ini benar-benar bisa kehilangan arah dan film ini berada di jalur yang benar dalam hal tersebut.


Ini sama sekali bukan hal yang mungkin ada dibenak Paul Feig, tetapi pada akhirnya dia melakukannya dengan sangat baik. Dengan begitu, ini masih terasa seperti salah satu filmnya. Tetap penuh jenaka, meskipun terkadang humornya tidak penting, tetapi juga tidak mengganggu. Skalanya cukup seimbang. Dari nada filmnya, terasa seperti Gone Girl dicampur dengan Gossip Girl, dan meskipun terdengar aneh, namun benar-benar berhasil. Dari segi tampilan secara keseluruhan, gaya pembuatan filmnya terbilang stylish. Jika Anda pernah melihat Feig, dia adalah pria yang selalu mengenakan three-piece suits kemanapun dia pergi. Dan film ini memang terasa seperti film yang dibuat oleh seorang pria dengan three-piece suits keren. Itu mungkin cara terbaik untuk menjelaskannya.


Anna Kendrick dan Blake Lively adalah dua pemeran utama yang sempurna untuk ini. Kendrick memiliki banyak talenta dan kita semua tahu itu selama bertahun-tahun. Dia bisa bernyanyi, lucu, imut, serius. Semua bisa dilakukannya dan dia punya banyak kesempatan untuk menunjukkan bakat-bakat tersebut. A Simple Favor hanyalah kesempatan lainnya yang sempurna untuknya. Sementara untuk Lively, dia juga kerap menunjukkan bakatnya selama bertahun-tahun, tetapi dia jarang mendapatkan kesempatan untuk benar-benar bersinar. 


Dia menghilang kedalam peran ini dan, tak perlu diragukan, ini adalah penampilan terbaiknya dalam menunjukkan kemampuan aktingnya hingga saat ini. Henry Goulding, yang baru-baru ini juga mendapat peran bagus dalam Crazy Rich Asians, membantu memperkuat posisinya sebagai bintang masa kini dalam peran menarik lainnya.

Ini akhirnya menjadi film yang sangat dinikmati di semua fase. Diperankan dengan baik, dibuat dengan teliti, lucu, menarik, tak terduga, temponya pas, dan sangat menghibur. A Simple Favor bukan hanya film yang dibutuhkan Paul Feig untuk bangkit, film ini juga membutuhkannya. Jangan sampai Anda melewatkan film terbaru dari Lionsgate ini.





back to top