Sinopsis The Festival (2018) : film tentang kegilaan dalam festival musik

No Comments
The Festival adalah film drama komedi 2018 asal Amerika Serikat yang disutradarai oleh Ian Morris. Kisahnya mengenai seorang bernama Nick. Setelah pacar Nick mencampakkannya, sahabatnya Shane memiliki penangkal sempurna untuk perpisahan kelulusannya: tiga hari di festival musik epik.

Nick dan Shane diperankan oleh aktor Joe Thomas dan Hammed Animashaun. Ini adalah kali pertama nya keduanya bekerja sama. Pemain penting lainnya ialah Hannah Tointon, Claudia O'Doherty, Lizzy Connolly, Hugh Coles, Jemaine Clement, Stirling Gallacher dan lainnya. Mereka semua bersatu dalam film yang naskahnya ditulis oleh Keith Akushie dan Joe Parham.

Film The Festival tayang mulai 14 Agustus 2018 dengan durasi 98 menit oleh Fudge Park Productions. Syuting dilakukan di The Bottle Yard Studios, Hengrove, Bristol, England, UK saat berlangsung acara festival musik.

Sinopsis Film The Festival 2018:

Ketika pacar Nick (Joe Thomas), Caitlin (Hannah Tointon)  membuangnya saat kelulusan, dia memiliki kehancuran kolosal di depan seluruh universitas. Dia yakin hidupnya sudah berakhir, tapi sahabatnya Shane (Hammed Animashaun) memiliki solusi sempurna: tiga hari di festival musik epik. Dengan bantuan "festival aficionado" dan bersertifikat eksentrik Amy, Shane mencoba mengajak Nick untuk merangkul musik, kekacauan, dan lumpur. Dari pencipta film Inbetweeners hadir The Festival, film tentang persahabatan, tumbuh dewasa, dan menjadi gila di sebuah bidang. Baca juga sinopsis film AlRight Now yang juga berhubungan dengan musik.

Ulasan Film:

Pencipta Inbetweeners, Ian Morris bersatu kembali dengan bintang Joe Thomas untuk komedi kotor yang benar-benar tidak ambisius namun sangat menghibur, yang seharusnya dengan mudahnya menyenangkan penggemar kolaborasi Morris dan Thomas sebelumnya.

Sama seperti film Inbetweeners , kekuatan film ini tidak terletak pada skenario plot atau skenario yang dapat diprediksi, melainkan pesona ofensif dari pemainnya, keaslian situasionalnya (sampai titik tertentu), dan Antusiasme dari lelucon-lelucon yang mengunyah perut.




back to top