Sinopsis Sharon 1.2.3. (2018) : film tentang tiga wanita bernama Sharon

No Comments
Sharon 1.2.3. adalah film komedi terbaru asal Amerika yang rilis tahun 2018. Kisahnya mengenai seorang kutu buku yang menjadi pengusaha sukses dan menjalin hubungan dengan dua wanita bernama Sharon. Suatu ketika ia bertemu dengan seorang wanita dan jatuh cinta lagi. Uniknya nama wanita yang ketiga itu juga Sharon.

Film sharon 1.2.3. disutradarai dan ditulis oleh Mark Brown berdasarkan cerita karya Wesley Mills, ini adalah filmnya yang ketiga setelah Two Can Play That Game 2001 dan The Salon 2005. Adapun bintang utamanya yakni Matt Bush, sebagai Jonah. Adapun yang menjadi Sharon ialah Skyler Samuels , Erinn Hayes, dan Nadine Velazquez.

Film produksi JuntoBox Films dan S3 Productions ini tayang mulai 21 September 2018 dengan durasi 80 menit, waktu rilis yang bersama dengan Assassination Nation dan The House with a Clock in its Walls.

Sinopsis film Sharon 1.2.3:

Jonah (Matt Bush) adalah seorang kutu buku yang tumbuh dan dibully setiap hari oleh seorang pengganggu bernama Kowalski (Nick Harris). Bertahun-tahun kemudian, hal-hal berubah untuk Jonah ketika ia membuat perusahaan kecil melalui teknologi yang ia tekuni.

Jonah sekarang hidup dalam mimpi dan berpacaran dengan dua wanita cantik yang lebih tua, keduanya bernama Sharon (Erinn Hayes dan Nadine Velazquez) . Tetapi takdir memasuki kehidupan ketika Jonah bertemu dengan wanita ketiga yang juga bernama Sharon (Skyler Samuels) dan jatuh cinta. Tidak menggunakan penilaian terbaiknya, Jonah berbohong pada "Sharon 3" tentang dua Sharon lainnya. Untuk memperbaiki keadaan dengan Sharon 3, dan mengatasi ketakutan seumur hidupnya, Jonah harus menghadapi penyiksa masa kecilnya, Kowalski.

Bintang Film:

Matt Bush sebagai Jonah
Nick Harris sebagai Kowalski
Skyler Samuels sebagai Sharon 3
Nadine Velazquez sebagai Sharon 2
Erinn Hayes sebagai Sharon 1

Info film:

Sutradara: Mark Brown
Penulis: Mark Brown
Bintang: Matt Bush, Nick Harris, Skyler Samuels
Genre: Komedi
Durasi: 1 jam 20 menit
Studio: Epic Pictures




back to top