‘Venom’ Dipastikan Tak Punya Versi Rating R, Alasan Filmnya PG-13

No Comments
Melihat karakter Venom yang lebih cocok dibuatkan film berating R, banyak pihak yang bertanya-tanya mengapa Sony malah memilih PG-13. Polemik rating 'Venom' ini akhirnya ditanggapi produser Avi Arad dan Matt Tolmach, serta sutradara Ruben Fleischer.

Semasa pengembangan hingga proses syuting, film Venom santer dikabarkan akan berating R menyusul kesuksesan yang yang ditorehkan Deadpool dan Logan. Namun pada kenyataannya, Venom yang dibintangi Tom Hardy justru berakhir menjadi film berating PG-13. Padahal di komiknya, karakter berjuluk Lethal Protector ini punya kebiasaan sadis, yakni memakan kepala manusia. Melihat karakter Venom yang lebih cocok dibuatkan film berating R ini, banyak pihak yang bertanya-tanya mengapa Sony malah memilih PG-13. Polemik rating Venom ini akhirnya ditanggapi produser Avi Arad dan Matt Tolmach.

Diakui Arad, sejak awal Venom tak pernah dipertimbangkan sebagai film berating R. Meskipun dirinya tahu Venom adalah karakter yang identik dengan kekerasan, Arad menilai tak ada alasan bagi filmnya untuk mengumbar kekerasan. "Dia adalah Lethal Protector, dan itu sesuatu yang sangat berbeda. Kami ingin filmnya semirip mungkin dengan komiknya. Saat ini, dengan teknologi CGI dan sebagainya, kita bisa membuat Venom (seolah) menggigit kepala Anda. Tapi kita tak harus menunjukkan kepala itu. Itu tidak relevan. Yang relevan adalah, akhirnya Anda bisa memahami apakah dia penjahat atau bukan,"jelas produser di balik Spider-Man dan The Amazing Spider-Man.

Melanjutkan pernyataan Arad, Tolmach menampik rumor versi rating R akan dirilis dalam Blu-Ray dan DVD. Bahkan sejak proses pengembangan dan produksi, Tolmach menekankan Venom dibuat sedemikian rupa agar bisa dinikmati penonton 13 tahun ke atas, sehingga filmnya mengusung rating PG-13. "Semua orang bertanya kepada kami. Apakah ada versi rating R? Tidak ada. (Meskipun) kami ingin membuat kekerasan di film ini seintens mungkin, kami juga berniat membuat filmnya bisa ditonton semua umur, Itulah tujuan utamanya,"ungkap Tolmach.

Selain kedua produser tadi, sutradara Ruben Fleischer juga turut angkat bicara soal rating PG-13 yang dimiliki Venom. Fleischer menyatakan bahwa pihaknya hanya membicarakan Venom sebagai film PG-13. "Apa yang saya katakan sebelumnya adalah, kami ingin mendorong unsur kekerasan (Venom) sampai pada batasnya. The Dark Knight selalu jadi inspirasi bagi saya, tentang sejauh mana Anda bisa membawa PG-13. Karena di film itu, mereka menancapkan pensil di dahi seseorang. Jadi kesimpulannya, jika Anda bisa melakukan itu di film PG-13, maka Anda bisa (membuat adegan) kepla digigit. Saya tak mengerti (kenapa Venom dikira berating R),"tutur Fleischer.

Anehnya, dalam sebuah wawancara bulan Juli lalu, Fleischer mengakui Venom direncanakan akan mengusung rating R. Bahkan setelahnya, ia juga mensinyalkan versi rating R dari Venom akan dirilis dalam home video. Dan menariknya lagi, belum lama ini Hardy mengungkapkan, ada sekitar 40 menit adegan favoritnya yang dipotong, yang diantaranya bermuatan komedi gelap.

Venom sendiri mengisahkan jurnalis Eddie Brock yang bergumul dengan parasit alien yang merasuki tubuhnya, dan di saat bersamaan, ia harus berhadapan dengan parasit alien lain yang mengubah inangnya jadi lebih besar dan kuat dibanding transformasi Eddie sebagai Venom. Selain menampilkan Hardy, Venom juga dibintangi Michelle Williams dan Riz Ahmed.

Rencananya Venom akan mulai tayang 3 Oktober 2018 di bioskop Indonesia.

Follow Ulasan Pilem di twitter: @ulasanpilem
Kunjungi Ulasan Pilem di facebook: facebook.com/ulasanpilem

back to top